Senin, 11 Maret 2013

 Niat saat menikah

 Dalam kitab Tasbitul fu'ad, Al-Habib Abdullah Bin Alwi Al-hadad menyebutkan tentang adanya penyakit yang menimpa banyak anak kecil pada saat itu, sehingga banyak diantara mereka yang meniggal dunia. Mengomentari hal tersebut, Habib Abdullah Bin Alwi Al-hadad mengatakan, "Mungkin berjatuhnya korban kematian mereka itu disebabkan beberapa perkara, seperti ketidakberesan yang terjadi dalam pernikahan orangtua mereka walaupun kita tidak mengatakan itu sebagai zina, atau mungkin juga disebabkan kurang peduli dengan kesucian ketika bersetubuh serta adab-adabnya, sepertiu dzikir dan sebagainya. Kenapa orang0orang zaman sekarang jauh dari niat-niat yang mulia dalam melaksanakan pernikahan? Mereka sangfat lalai akan hal ini, bahkan dari niatan yang minimal sekalipun, yaitu untuk melaksanakan  sunnah atau menjaga diri dari kemaksiatan atau menjaga mata dari yang haram. Kebanyakan diantara mereka niatnya sebatas melampiaskan syahwat. Hingga kalaopun mereka memperoleh anak, yang terlahir hanyalah keturunan yang membuat mereka lupa dan lalai kepada ALLAH."

Niat memang memiliki posisi sangat istimewa dalam ajaran islam. Kali ini, kita membicarakan niat terkait dengan salah satu tahap kehidupan yang selalu dilewati oleh setiap orang, yaotu pernikahan.

Dalam hal ini, para ulama menyarankan kepada setiap orang yang menikah agar meniatkannya dengan niat-niat sebagai berikut:

1. saya menikah dengan niat untuk menjalankan sunnah Rasulullah SAW
2.saya menikah dengan niat untuk menjaga mata dari yang haram.
3.saya menikah dengan niat untuk mendapatkan keturunan yang dapat memperbnanyak jumlah umat islam.
4.saya menikah dengan niat untuk meraih kecintaan ALLAH dengan berusaha mendapatkan keturunan   yang bisa melanjutkan generasi umat manusiua.
5.saya menikah dengan niat untuk meraih kevintaan Nabi Muhammad SAW demi memperbanyak umatnya ya ng berkualitas hingga kelak dihari kiamat Rasulullah SAW bangga dengan hal tersebut. Dalam hadits disebutkan ."Menikahlah dan perbanyaklah keturunan! sebab aku akan membanggakan kalian dihadapan umat-umat lain kelak dihari kiamat."
6.saya menikah dengan niat untuk memperoleh keberkahan dari do'a yang dipanjatkan seorang anak shalih setelah saya wafat kelak, sekaligus berharap pertolongan dan syafa'at dari anak-anak tersebut jika mereka meninggal ketika masih kecil.
7.saya menikah dengan niat untuk menjaga kehormatan istri dan memenuhi kebutuhannya, serta berniat untuk mencukupi nafkah istri dan anak-anak.
8.saya menikah dengan niat untuk menjaga diri dari syetan, menghilangkan kerinduan dan kecenderungan syahwat yang negatif, menjaga kemnaluan dari perbuatan hina, menjaga pandangan dan mengusir rasa was-was.
9.saya menikah dengan niat untuk menyenangkan dan membahagiakan diri dengan cara duduk bersama pasangan atau memandang serta yang lainnya, agar bisa bertambah giat dan lebih tenang dalam beribadah.
10.saya menikah dengan niat untuk mengurangi kesibukan hati dalam mengatur rumah, mengerjakan pekerjaan dapur, menyapu dan membersihkan prabotan, serta mendapatkan kemudahan hidup.
11.saya menikah dengan niat untuk melatih diri dalam hal bertanggung jawab sebagai pemimpin rumah tangga, berusaha memenuhi kebutuhan istri, sabar atas kelakuan dan keburukan mereka, berusaha memperbaiki akhlak mereka, membimbing mereka kepada kebaikan, mencari rizqi yang halal untuk mereka, serta menjalankan kewajiban dalam mendidik anak-anak dengan pertolongan ALLAH.
12.saya menikah dengan niat pada semua niat tersebut dan niat lainya dari semua yang saya curahkan, saya ucapkan, dan saya kerjakan, dalam urusan pernikahan ini, karena ALLAH SWT.
13.saya menikah dengan niat seperti yang telah diniatkan oleh para hamba ALLAH yang shalih dan para ulama yang mengamalkan ilmunya. (kemudian berdo'a) "Yaa ALLAH, berikan taufiq kepadaku sepertihalnya Engkau memberi taufiq kepada mereka, dan tolonglah aku seperti halnya Engkau telah menolong mereka."

Semoga Allah swt memberi taufiq dan hidayah-Nya kepada kita semua, Aamminnn.........
 by: Muhammad Muhajir Hisyam





Tidak ada komentar:

Posting Komentar